Ternyata di kalender tahun 1752 dunia pernah hilang 11 hari

Pada dasarnya hari-hari yang kita jalani lengkap mulai dari perhitungan 1 hingga seterusnya, akan tetapi pada tahun 1752 terjadi sebuah fenomena yang sangat aneh, dimana hari pada tahun tersebut hilang.
Ternyata di kalender tahun 1752 dunia pernah hilang 11 hari
KALENDER TAHUN 1752
Hilangnya hari pada tahun 1752 ini berjumlah 11 hari yakni pada tanggal 3 september hingga 13 september, masyarakat dan kolonial Inggris sangat kebingunggan akan kejadian aneh ini, terlebih masyakarat banyak melakukan kerusuhan dan mengira bahwa pemerintah Inggris bertindak curang dengan mengurangi hari yang terdapat di kalender. Meskipun nomor ini sudah lenyap di Inggris akan tetapi nomor sudah duluan lenyap di tempat lain yakni di Perancis pada 1582, Austria pada 1584, dan Norwegia pada 1700.

Inggris diketahui merupakan negara terakhir yang menggunakan kalender cacat. Kalender yang digunakan oleh Inggris adalah The Calender Julian. Kalender ini ditulis oleh Julius Caesar yang digunakan pada 45 SM. Kalender Julian ini menggunakan patokan tahun baru pada tanggal 25 Desember (Natal) dan memiliki 365 hari lebih 6 jam setiap tahunya. Para astronom kemudian melakuka pengukuran matahari sehingga mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa kalender yang digunakan Inggris yakni The Calender Julian melebihi waktu normal yakni lebih 10 hari antara 325 SM dan 1585 AD.

Nah kemudian untuk mengatasi kelebihan tersebut raja Paus Gregorius XIII kemudian membuat kalender yang baru akan tetapi tetap menggunakan patokan kalender Julian, hal ini dilakukan raja Paus dengan mengurangi hari setiap 400 tahun selama 3 kabisat, sehingga pada tahun 1752 telah hilang selama 11 hari. Secara berurutan pengurangan tersebut terjadi pada tahun 1700, 1800, dan 1900, tapi tidak akan dihilangkan pada tahun 2000.

Semua negara yang mayoritas beragama kotalik mengikuti kalender baru yang dibuat oleh Inggris akan tetapi tidak untuk negara Inggris, negara ini tetap mempertahankan kalender yang salah yakni hingga pertengahan abad ke 18, akan tetapi tidak untuk Inggris Skotlandia. Inggris tetap mempertahankan karena pengurus besar Gereja Roma tidak menyetujui penggunakan kalender Paus tersebut. sehingga hal ini menyebabkan penghilangan hari pada tahun 1752 yakni berjumlah 11 hari yang terdapat pada bulan september tanggal 3 hingga 13.


Ternyata 11 hari tersebut merupakan penyesuaian menit yang dilakukan oleh Julius Caesar (365 hari 6 jam). Dengan hal yang sebenarnya yakni (365 hari 5 jam 48 menit 46 detik) dan Inggis menyesuaikan akan hal tersebut pada tahun 1752 yang berakibat hari menjadi hilang sebanyak 11 hari. Demikian ulasan topik tentang hilangnya 11 hari pada tahun 1752 semoga menambah wawasan anda.